Kantor Pos Rahadi Usman

Kantor pos lama Pontianak dibangun pertama kali pada tahun 1858 oleh pemerintahan Kolonial Hindia Belanda. Semenjak awal, bangunan ini difungsikan sebagai post telegraf kantor dan hingga saat ini masih berfungsi dan kokoh berdiri.

Kantor Pos Pontianak berada di Jalan Rahadi Oesman, Kelurahan Tengah, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Kantor Pos berbatasan langsung dengan Jln. Rahadi Oesman di sisi utara, Gedung Bank Indonesi di sisi timur, Kantor/Pemukiman di sisi selatan, serta taman kota dan Jl. Husen Latif di sisi barat. Saat ini Kantor Pos dimiliki dan dikelola oleh PT. Pos Indonesia.

Kondisi Kantor Pos saat ini masih utuh dan ada beberapa bagian yang rusak. Bangunan kantor pos menggunakan bahan seng sebagai atap, kemudian untuk bagian badan bangunan menggunakan beton, dan lantai ada yang menggunakan keramik serta kayu ulin. Pintu masuk utama ada di sisi timur laut, adapun pintu masuk lainnya ada di sisi barat dan selatan. Ukuran bangunan bagian dalam kantor pos yaitu panjang 29 meter, lebar 29 meter, serta tinggi 7,12 meter.

Bangunan pos memiliki pondasi kayu ulin, ukuran tiang ulin yaitu 1 meter. Kemudian terdapat jendela sebanyak 60 buah (dihitung dari dalam bangunan), dengan rincian 4 buah di sisi timur laut, 8 buah di sisi barat daya, 24 buah di sisi barat laut, dan 24 di sisi tenggara Ada ruangan yang dimanfaatkan sebagai berangkas pada zaman dulu dan masih dimanfaatkan sampai saat ini.

Berangkas berada di sisi selatan, terdiri atas dua ruangan, bahan pintu menggunakan besi baja. Ukuran pintu berangkas yaitu tinggi 1,9 meter, lebar 1,8 meter dan tebal 10 cm. Selain bangunan yang masih asli, ada juga benda seperti lampu yang masih dimanfaatkan sampai saat ini sebanyak 4 buah. Struktur tiang utama pada bagian depan bangunan terdapat retak yang dikhawatirkan mengurangi kekuatan struktur bangunan.

Kerusakan material pada dinding penutup kolong bangunan (bangunan kantor pos ini memiliki model bangunan panggung) retak dan dibagian sisi barat penutup kolong yang berbahan beton roboh/terbuka. Kerusakan dan ancaman yang dapat memperparah kerusakan struktur salah satunya adalah getaran. Kendaraan yang lalu lalang dikarenakan letak kantor pos tepat berada di pinggir jalan raya sehingga setiap kendaraan bermuatan berat menimbulkan getaran yang menimbulkan retakan pada bangunan. Tampak pula pagar yang mengelilingi kantor pos mengalami retak di permukaan.

Kemudian kerusakan dan ancaman lain pada bangunan kantor pos adalah kebocoran atap sehingga menyebabkan banyak plafond yang lepas, lembab sehingga merembes yang menyebabkan perubahan warna di beberapa bagian ditumbuhi lumut dan tanaman pengganggu.

Tampak pula pipa air yang menghubungkan air hujan dari atap hingga ke bawah dinding tampak berlumut dan patah di beberapa sisi. Dibagian bawah talang air tempat pembuangan air hujan dari pipa yang dipasang vertikal tersebut mengarah ke selokan kecil berukuran lebar 20 cm yang sudah tertimbun tanah atau rata dengan tanah. Sehingga air hujan yang mengalir ke parit menggenang di sekitar bangunan. Sekitar 15 cm dari parit terdapat septic tank, namun saat ini tidak digunakan lagi sehingga keadaan septic tank juga tampak tertimbun tanah hingga rata dengan permukaan tanah.

Selain itu, dibelakang bangunan terdapat parit yang cukup besar selebar ± 3 meter. Menurut informasi pekerja kantor pos, saat air pasang, air parit dapat meluap ke halaman kantor pos hingga setinggi mata kaki sehingga bagian bawah bangunan kantor pos terdapat banyak sampah yang menumpuk di bawah bangunan dan saat air pasang dapat terjadi sampah yang ada diparit ikut masuk ke halaman dan saat surut sampah tersimpan di halaman serta dapat malah masuk ke bagian bawah halaman. Di tambah lagi tanah di bagian bawah bangunan tanah lumpur dan rawa. Di bagian belakang bangunan kantor pos dekat wc dan kamar mandi, tampak gelagar pecah di sudut bagian belakang bangunan serta terdapat sarang serangga di sekitar bagian tersebut. Di samping wc terdapat tumpukan sampah yang menambah banyaknya sarang serangga dan binatang serta penyebab banjir

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SD Negeri 14 Pontianak

Meriam Wisma Tanjung Ria